Taman Laut Bunaken

Would you want to enjoying with much species on the sea? You must visit it and you will find world heaven.

Danau Toba Lake

A wonderfull lake in indonesia. just on the sumatera, Toba Lake has an islan on the middle of lake.

Borobudur Templee

It is one of seven the magig of world that located on Indonesia. May you can see the temple that around by the moun.

Ancol Play Games

Ancol is a good place to play self or with your friend or family or another. There is much game that can make you feel happy.

t

Kayangan Api Bojonegoro

Fire forever that located on Bojonegoro East Java. this fire can't stopped until the kiamat days comes.

Tampilkan postingan dengan label Jawa Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Timur. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juli 2012

Maulana Malik Ibrahim


Wisatanesia.com-Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim (w. 1419 M/882 H) adalah nama salah seorang Walisongo, yang dianggap yang pertama kali menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Ia dimakamkan di desa Gapura, kota Gresik, Jawa Timur.

Tidak terdapat bukti sejarah yang meyakinkan mengenai asal keturunan Maulana Malik Ibrahim, meskipun pada umumnya disepakati bahwa ia bukanlah orang Jawa asli. Sebutan Syekh Maghribi yang diberikan masyarakat kepadanya, kemungkinan menisbatkan asal keturunannya dari Maghrib, atau Maroko di Afrika Utara.

Babad Tanah Jawi versi J.J. Meinsma menyebutnya dengan nama Makhdum Ibrahim as-Samarqandy, yang mengikuti pengucapan lidah Jawa menjadi Syekh Ibrahim Asmarakandi. Ia memperkirakan bahwa Maulana Malik Ibrahim lahir di Samarkand, Asia Tengah, pada paruh awal abad 14.
Dalam keterangannya pada buku The History of Java mengenai asal mula dan perkembangan kota Gresik, Raffles menyatakan bahwa menurut penuturan para penulis lokal, "Mulana Ibrahim, seorang Pandita terkenal berasal dari Arabia, keturunan dari Jenal Abidin, dan sepupu Raja Chermen (sebuah negara Sabrang), telah menetap bersama para Mahomedans lainnya di Desa Leran di Jang'gala.
Namun demikian, kemungkinan pendapat yang terkuat adalah berdasarkan pembacaan J.P. Moquette atas baris kelima tulisan pada prasasti makamnya di desa Gapura Wetan, Gresik; yang mengindikasikan bahwa ia berasal dari Kashan, suatu tempat di Iran sekarang.

Terdapat beberapa versi mengenai silsilah Maulana Malik Ibrahim. Ia pada umumnya dianggap merupakan keturunan Rasulullah SAW; melalui jalur keturunan Husain bin Ali, Ali Zainal Abidin, Muhammad al-Baqir, Ja'far ash-Shadiq, Ali al-Uraidhi, Muhammad al-Naqib, Isa ar-Rumi, Ahmad al-Muhajir, Ubaidullah, Alwi Awwal, Muhammad Sahibus Saumiah, Alwi ats-Tsani, Ali Khali' Qasam, Muhammad Shahib Mirbath, Alwi Ammi al-Faqih, Abdul Malik (Ahmad Khan), Abdullah (al-Azhamat) Khan, Ahmad Syah Jalal, Jamaluddin Akbar al-Husain (Maulana Akbar), dan Maulana Malik Ibrahim


Maulana Malik Ibrahim dianggap termasuk salah seorang yang pertama-tama menyebarkan agama Islam di tanah Jawa, dan merupakan wali senior diantara para Walisongo lainnya.[9] Beberapa versi babad menyatakan bahwa kedatangannya disertai beberapa orang. Daerah yang ditujunya pertama kali ialah desa Sembalo, sekarang adalah daerah Leran, Kecamatan Manyar, yaitu 9 kilometer ke arah utara kota Gresik. Ia lalu mulai menyiarkan agama Islam di tanah Jawa bagian timur, dengan mendirikan mesjid pertama di desa Pasucinan, Manyar.

Setelah selesai membangun dan menata pondokan tempat belajar agama di Leran, tahun 1419 Maulana Malik Ibrahim wafat. Makamnya kini terdapat di desa Gapura Wetan, Gresik, Jawa Timur.Wisata Religius Indonesia Surga Dunia.

Makam Sunan Ampel


Wisatanesia.com-Makam Sunan Ampel berada di Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kotamadya Surabaya, Jawa Timur. Karena letaknya ditengah kota, Makam Sunan Ampel mudah dijangkau oleh kendaraan Roda Empat Maupun roda Dua.Tempat ini banyak didatangi para peziarah yang ingin berkunjung ke makam Sunan Ampel.
Makam Raden Muhammad Ali Rahmatullah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sunan Ampel, terletak di belakang masjid. Untuk mencapai makam harus melewati sembilan gapura, sesuai arah mata angin, yang melambangkan wali songo atau sembilan wali. 

Tiga gapura merupakan bangunan asli peninggalan Sunan Ampel. Makam Sunan Ampel bersebelahan dengan makam istri pertamanya, Nyai Condrowati, yang merupakan keturunan Raja Brawijaya Lima.
 

Di komplek makam Sunan Ampel ini terdapat juga makam para pengawal dan santri-santri Sunan Ampel. Diantaranya makam Mbah Soleh yang berjumlah sembilan. Konon Mbah Soleh meninggal sembilan kali, karena itu makamnya ada sembilan.

Selain itu, terdapat juga makam Mbah Bolong. Semasa hidupnya Mbah Bolong yang memiliki nama asli Sonhaji ini, ahli dalam menentukan arah mata angin. Terutama untuk menentukan arah kiblat.

Keunikan dan nilai sejarah masjid ini terletak pada 16 tiang penyangganya yang terbuat dari kayu jati berukuran 17 meter tanpa sambungan.Tiang penyangga ini hingga kini masih kokoh, padahal umurnya sudah lebih dari 600 tahun.

Di tiang penyangga terdapat ukiran-ukiran kuno peninggalan zaman Majapahit yang bermakna Keesaan Tuhan. Masjid ini memiliki 48 pintu yang masih asli, dengan diameter satu setengah meter, dan tinggi dua meter.

Bangunan lain yang menjadi ciri khas masjid ini adalah menara setinggi 50 meter. Dahulu, menara ini berfungsi sebagai tempat azan. Di sebelah menara terdapat kubah berbentuk pendopo jawa, dengan lambang ukiran mahkota berbentuk matahari, yang merupakan lambang kejayaan Majapahit.

Di tempat ini juga terdapat sumur bersejarah. Namun kini sudah ditutup dengan besi.Air sumur ini dipercaya memiliki kelebihan seperti air zamzam di Mekkah. Khasiatnya beragam, diantaranya dipercaya dapat menjadi obat. Para peziarah sering membawa air ini sebagai oleh-oleh.


Rute Untuk Menuju Makam Sunan Ampel:
  • Untuk Mobil Pribadi bisa langsung menuju Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel.
  • Untuk yang naik Bis,dari terminal Purabaya lanjut Naik bis kota tujuan Jembatan Merah Plasa,lanjut naik Taksi Atau dengan Becak dengan biaya sekitar Rp.8000.
  • Untuk yang naik kereta api bisa turun di stasiun Semut lalu naik becak dengan biaya Rp.7000.

Selasa, 24 Juli 2012

Kya-Kya Surabaya


Kya-Kya Surabaya merupakan tempat yang dulunya ramai sebagai pasar malam di kawasan pecinan di bagian kota Surabaya. Di sepanjang jalan Kembang Jepun didirikan kios-kios yang menjual berbagai macam makanan baik masakan Tionghoa, makanan khas Surabaya maupun makanan lainnya. Kata kya-kya diambil dari salah satu dialek bahasa Tionghoa yang berarti jalan-jalan.

Kembang Jepun dulunya merupakan kawasan bisnis utama dan pusat kota Surabaya. Walaupun bukan menjadi kawasan utama, kawasan kya kya surabaya  tetap menjadi salah satu pusat bisnis hingga saat ini. Kawasan Kya-Kya Surabaya ini terkenal sebagai pusat perdagangan grosir, yang kemudian dikenal sebagai CBD (central business district) I Kota Surabaya.

Kembang Jepun mempunyai akar sejarah yang sangat panjang, sepanjang perjalanan Kota Surabaya. Perjalanannya penuh dengan rona-rona, sesuai warna yang dilukiskan zamannya. Sejak zaman Sriwijaya, kawasan di sekitar Kembang Jepun menjadi tempat bermacam bangsa tinggal.

Banyak pedagang asing yang menambatkan kapal-kapalnya di lokasi dimana kemudian menjadi Kota Surabaya. Di situ pulalah, perjalanan sejarah menorehkan garis membujur dari timur ke barat kota, Jalan Kembang Jepun. Tegak lurus dengan Kalimas, jalan ini juga menjadi ikon Kota Surabaya yang silih berganti tampil membawa perannya.


Pada zaman Belanda, pemerintahan saat itu membagi kawasan menjadi Pecinan di selatan Kalimas, kampung Arab dan Melayu di Utara kawasan itu, dengan Jalan Kembang Jepun sebagai pembatasnya. Bangsa Belanda sendiri tinggal di Barat Kalimas yang kemudian mendirikan komunitas "Eropa Kecil".

Jalan Kembang Jepun dulunya dinamakan Handelstraat (handel berarti perdagangan, straat artinya jalan), yang kemudian tumbuh sangat dinamis. Pada zaman pendudukan Jepang lah nama Kembang Jepun menjadi begitu terkenal, ketika banyak serdadu Jepang (Jepun) memiliki teman-teman wanita (kembang) di sekitar daerah ini. Pada era dimana banyak pedagang Tionghoa menjadi bagian dari napas dinamika Kembang Jepun, sebuah Gerbang kawasan yang bernuansa arsitektur Tionghoa pernah dibangun di sini. Banyak fasilitas hiburan didirikan, bahkan ada yang masih bertahan hingga kini, seperti Restoran Kiet Wan Kie.

Jembatan Merah Surabaya


Wisatanesia.com-Jembatan Merah merupakan salah satu monumen sejarah yang berada di pusat kota Surabaya, Jawa Timur.keberadaan fisik yang dibiarkan sebagai jembatan. Jembatan yang banyak sejarahnya hingga menjadi salah satu judul lagu ciptaan Gesang ini, semasa zaman belanda dahulu jembatan merah dianggap berperan sangat penting dikarenakan menjadi sarana penghubung yang sangat vital untuk bisa melewati Kalimas untuk menuju Gedung Keresidenan Surabaya, yang saat ini sudah tidak ada bangunan fisiknya.

Di Kawasan sekitar Jembatan Merah merupakan daerah perdagangan yang mulai berkembang sebagai akibat dari Perjanjian Paku Buwono II dari Mataram dengan belanda pada 11 November 1743. Dalam perjanjian itu sebagian daerah pantai utara, termasuk Surabaya, diserahkan penguasaannya kepada belanda. Sejak saat itu wilayah Surabaya berada sepenuhnya di dalam kekuasaan Belanda. Kini, posisinya sebagai pusat perdagangan terus berlangsung. Di sekitar jembatan terdapat indikator-indikator ekonomi, termasuk salah satunya Jembatan Merah Plasa.

Perubahan fisik Jembatan Merah mulai terjadi sekitar tahun 1890-an, ketika pagar pembatasnya dengan sungai diubah dari kayu menjadi besi. Kini kondisi jembatan yang menghubungkan Jalan Rajawali dan Jalan Kembang Jepun di sisi utara Surabaya itu, hampir sama persis dengan jembatan lainnya. Pembedanya hanyalah warna merah.


Jembatan Merah menghubungkan Jalan Rajawali dan Jalan Kembang Jepun. Kawasan itu merupakan salah satu pusat perniagaan di Surabaya. Di Jalan Rajawali berdiri berbagai gedung perkantoran, perbankan dan lain-lain. Juga Hotel Ibis Surabaya berdiri kokoh di jalan tersebut. Sejak beberapa tahun lalu, berdiri Jembatan Merah Plasa dan di depannya menjadi terminal bayangan kendaraan angkutan kota, dan bus kota.juga tidak jauh dari jembatan merah ada Makam Sunan Ampel.

Sebelah timur jembatan merah ada jalan Kembang Jepun. Di jalan Kembang Jepun ini merupakan pusat perdagangan, yang oleh Pemerintah Kota Surabaya dijadikan kawasan pecinan. Di lokasi ini mulai pagi hingga sore, terlihat sangat ramai, macet.

Untuk menghidupkan kawasan Kembang Jepun, sejak tahun 2003 lalu disulap menjadi pusat makanan Surabaya, atau yang dikenal dengan Kya-Kya. Sepanjang jalan yang berjarak sekitar 300 meter itu, digarap bak kampung pecinan.Wisata Indonesia Surga Dunia.
Maharani Zoo & Goa
MAHARANI ZOO
Jalan-jalan ke Lamongan Jawa Timur, jangan lupa untuk menyempatkan berekreasi ke Maharani Zoo & Goa  yang hanya mempunyai jarak tempuh 1,5 jam dari kota Surabaya.

Maharani Zoo  & Goa Maharani terletak dalam satu area, sehingga dengan membeli satu tiket, kita tidak hanya akan menikmati keunikan satwa tapi juga bisa menikmati keindahan bebatuan di dalam Gua Maharani.

Kalau selama ini kita berwisata ke dalam gua biasanya hanya diterangi dengan lampu senter ataupun lampu minyak tanah dari penduduk setempat, namun tidak demikian di Gua Maharani.  Gua Maharani ini bermandikan cahaya berwarna-warni dan memperlihatkan keindahan masing-masing bentuk bebatuan di dalamnya. Anak-anak yang lebih besar bahkan si kecil pun juga akan menikmati keunikan dan keindahannya. Stalaktit dan stalagmit yang tumbuh di dalam gua dapat meman¬carkan cahaya warna warni bila terkena sorot cahaya.

Kondisi di dalam gua adalah bak istana yang dipenuhi pilar-pilar penyangga dan langit-langit berukir. Bentuk  stalagtit & stalagmit di dalam Goa Maharani memang cukup unik, ada yang berbentuk mirip singgasana raja ada pula yang mirip flora/fauna.

Keluar dari pintu gua, kita juga bisa menikmati Museum Batu (Gem Stone Gallery) yang  berisi koleksi bebatuan eksotis zaman purba dari berbagai penjuru dunia dengan desain unik dan menawan. Ada batu Amethyst, Giok, Heulandite, Malachite, Emerald dan masih banyak lagi. Yang paling istimewa di Museum Batu ini adalah Batu Mutiara yang di lengkapi kaca pembesar sehingga kita bisa melihat keindahan di dalam batu secara detail.

Dengan luas kurang lebih 3 hektar, dibutuhkan waktu kurang lebih setengah jam untuk mengitari gua dengan mengikuti tangga dan jalan setapak dari bahan semen yang dibangun didalam gua.

Tentang ventilasi udara di dalam gua, tidak usah khawatir karena pada bagian atas gua telah dibuatkan jalan angin berupa blower kipas angin yang menembus batu setebal lima meter.

Jam Buka Gua Maharani and Zoo (GMZ):
  • Dibuka untuk umum, setiap hari mulai pukul 07.30-12.00 WIB dan pukul 13.00-17.00 WIB.
  • Buka selama 365 hari dalam satu tahun
Wahana-wahana unik yang dapat kita nikmati di Maharani Zoo & Goa:
  • GALERI SATWA
    Adalah galeri dengan setting bangunan bergaya Afrika dan dipenuhi oleh offset satwa dari berbagai belahan dunia yang telah diawetkan, diantaranya; Beruang Putih, Harimau, Primata, Fosil Ikan Paus Biru, Ikan Paus Bongkok, Replika Pthenerodaktil, Mammoth, Brancius Saurus
  • GEM STONE GALLERY
    Disebut juga Museum Batu dengan koleksi batu – batuan dari berbagai penjuru dunia, diantaranya:Amethys (Kecubung), Emerald (Jamrud), Jade (Giok), Shicuan (sejenis Permata), Full Gurit (sejenis batu kapur), Mosautut Fosil berbentuk gigi buaya (Aligator), Ammonethys berbentuk seperti keong, Fosil daun, dll
  • GOA MAHARANI
    Dengan luas mecapau 2000 m2, kita dapat menikmati Stalaktit & Stalakmit nan indah dengtan beraneka ragam bentuk yang menakjubkan dan  terbentuk secara alami. Stalaktit dan Stalakmit di dalam Goa Maharni ini masih aktif dengan pertumbuhan ± 1cm per sepuluh tahun. Goa ini belum dilengkapi dengan AC sehingga akan lebih nyaman bila pengunjung mengenakan baju yang santai, alas kaki yang nyaman, dan  membawa bekal minuman yang cukup banyak.
  • MAHARANI ZOO/ TAMAN SATWA
    Adalah taman kebun binatang dari berbagai belahan dunia dintaranya, Afrika, Brasil, Amerika Selatan, Australia, dll. Beberapa jenis binatang diMaharani Zoo diantaranya adalah; Gnue/Wildebeest, Scimitar Oryx, Siamang, Coatimundi, Marmoset, Llama, Alpaca, Binturong, Wallabi, Singa Putih dll.
  • EXOTIC ALBINO
    Merupakan lokasi khusus yang ditempati satwa – satwa albino/hewan berkelainan Gen kulit/bulu binatang-binatang ini berwarna muda dan cenderung berwarna putih.
Bojonegoro KAYANGAN API adalah sumber api yang tidak pernah mati, yang terletak di hutan desa Sendangharjo, Ngasem kabupaten, sebuah desa yang memiliki sekitar 42,29% wilayah hutan dari luas desa. Menurut cerita, Kayangan Api adalah tempat Mbah Kriyo Kusumo atau Mpu Supa beristirahat, ia juga dikenal sebagai Mbah Pandhe dari Mojopahit. Di sisi barat Kayangan Api, ada genangan lumpur yang mengandung sulfur, dan menurut kepercayaan, pada waktu itu masih dibuat alat pertanian dan pusaka seperti; keris, tombak, cundrik, dll Bojonegoro orang masih percaya bahwa ini sumber api adalah suci dan menurut cerita, api ini harus diambil jika ada upacara penting yang telah dilakukan di masa lalu, seperti; Ngarsodalem Jumenengan Hamengku Buwono X dan mengambil api melalui persyaratan bahwa adalah partai tradisional / Wilujengan dan tayuban dengan Song Jawa (Gending) dari eling-eling, wani-wani dan gunung, yang merupakan lagu favorit Mbah Kriyo Kusumo itu.
Itu sebabnya ketika musik telah memainkan dan menari, setiap tubuh tidak diperbolehkan untuk mendampingi 'Waranggono. Dari cerita masyarakat, maka Kayangan Api yang terletak sekitar 25 km dari kota Bojonegoro, ditempatkan sebagai obyek wisata alam dan ditempatkan untuk mengadakan penting yaitu hari peringatan upacara Kabupaten Bojonegoro, bersama memurnikan (Ruwatan Massal), dan "Wisuda Waranggono" (Waranggono lulus). Obyek wisata ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti: ruang depan, kios, jembatan, dll

Lokasi ini sangat cocok untuk acara outbound, karena ini adalah daerah pariwisata. Pada saat tertentu, terutama pada hari Jumat Pahing (Jum'at Pahing = satu hari Jawa) ada banyak orang datang ke sini untuk membuat permohonan untuk mendapatkan kesuksesan, mendapatkan pasangan yang sudah menikah, mendapatkan status yang tinggi dan bahkan juga untuk mendapatkan pusaka. Upacara tradisional yang telah dilakukan oleh rakyat adalah Nyadranan (Bersih Desa / ulang tahun dari sebuah desa) sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah.

Pengembangan Kayangan Api pariwisata bertujuan untuk pengembangan transportasi, telekomunikasi akomodasi, dan. Kunjungan ke Kayangan Api dapat melanjutkan ke wisata alam dari Watu Jago Bojonegoro dan ke Ngawi obyek wisata kabupaten.

WISATA BAHARI LAMONGAN atau yang biasa dikenal dengan sebutan WBL menjadi salah satu pilihan tempat wisata yang bisa anda kunjungi sebagai sarana rekreasi keluarga, kantor, sekolah.
Kawasan wisata yang terletak di
Jl. Raya Paciran (ex. Tanjung kodok) cocok bagi anda yang ingin refreshing menghilangkan stress atau kejenuhan terhadap rutinitas pekerjaan sehari-hari. WBL akan memanjakan anda dengan wahana-wahananya yang menarik untuk dinikmati seperti wahana yang bisa bikin sport jantung, bikin ketawa-ketiwi atau menjerit-jerit. Kebanyakan pengunjung yang datang ke WBL rata-rata menggunakan kendaraan pribadi atau bus pariwisata.
Namun jangan khawatir bagi anda yang
memang benar-benar nekat melancong dengan menggunakan kendaraan umum, karena anda bisa mengikuti panduan berikut ini untuk traveling menggunakan kendaraan umum khususnya bagi pelancong yang berasal dari Surabaya.



Anda berangkat dari Surabaya menuju terminal OSOWILANGON.
NB :
untuk sampai OSOWILANGON anda bisa naik bus dari RSI Wonokromo dengan tarif Rp. 5.000 atau rute yang biasa dilalui bus OSOWILANGON . Kalau posisi anda di sekitar Pasar Turi, anda bisa naik lyn jurusan OSOWILANGON.
RUTE KENDARAAN UMUM
Dari OSOWILANGON anda naik bus mini AR
MADA jurusan Paciran / WBL.
Tarif : Rp. 9.000
Sampai dipemberhentian terakhir bus mini anda naik COLT.
Karena jaraknya pendek kira-kira 1 menit anda bisa membaya
r dengan tarif Rp. 2.ooo
Kalau dihitung-hitung lumayan murah kan untuk transportnya. Tapi ya itu dia anda harus bersabar ketika menempuh perjalanan menuju WBL karena yang namanya kendaraan umum pasti sering berhenti untuk mencari penumpang.
Pengalaman saya waktu kesana menggunakan kendaraan umum, ketika itu saya sampai di OSOWILANGON pukul 07.30 WIB, nam
un bus baru berangkat pukul 9.00 WIB dan sampai di WBL pukul 11.00 WIB
PETA LOKASI WISATA BAHARI LAMONGAN


TARIF MASUK WISATA BAHARI LAMONGAN

Week Day ( Senin – Kamis ) : Rp 30.000,-
Week End ( Jum’at – Sabtu ) : Rp 40.000,-
Setiap kali Hari Libur Atau Musim Liburan maka tarif yangberlaku adalah : Rp 40.000,-

Kini setelah hadir MAHARANI ZOO, WBL menyediakan paket terusan dengan tambahan lokasi tersebut sehingga terifnya menjadi :

Week Day ( Senin – Kamis ) : Rp 40.000,-
Week End ( Jum’at – Sabtu ) : Rp 52.000,-

DISCOUNT :
40 – 150 orang : Rp 1.000/tiket
151 – 300 orang : Rp 1.500/tiket
>301 orang: Rp 2.000/tiket

PERATURAN
Sebelum masuk ke Wisata Bahari Lamongan, perhatikan peraturan tempat wisata tersebut bagi pengunjung diantaranya :
Dilarang membawa makanan berupa Nasi, Mie, Lontong, dan Sayur
Anak-anak dengan tinggi badan >85 cm dikenakan tiket penuh
Tiket yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan
Buka setiap hari mulai pukul 08.30 s/d 16.30 WIB

WAHANA DI WISATA BAHARI LAMONGAN
Berbagai wahana permainan tersedia Wisata Bahari Lamongan. Diantaranya ada yang termasuk Fasilitas Gratis (Terusan) dan ada yang Fasilitas Bayar.
Fasilitas GRATIS
Rumah Kucing
Galeri Kapal & Kerang
Sarang Bajak Laut
Goa Insektarium
Playground Remaja
Permainan Air
Playground Pasir
Kolam renang air tawar
Kolam renang air laut
Water boom
Kano
Anjungan wali songo
Bioskop 3 dimensi
Rumah sakit hantu
Rotary coaster
Samba jet
Mini Columbus
Mini train
Arena bermain
Tembak air
Marry go round
Mini bumper car
Mini bumper boat
Arena mengemudi
Motocross
Tagada
Planet kaca
Tembak ikan
Taman berburu
Paus dangdut
Jet coaster
Bumper car
Space shuttle
Rodeo
Bioskop desperado
Fasilitas Bayar
Arena pahan : Rp 5.000,-
Zona perang : Rp 5.000,-
Istana hantu : Rp 5.000,-
Arena foto cowboy : Rp 5.000,-
Kereta andong : Rp 5.000,-
Soccer : Rp 5.000,-
Big hammer : Rp 5.000,-
Boxing : Rp 5.000,-
Arena ketangkasan : Rp 1.000,-
Video games : Rp 5.000,-
Flying fox : Rp 20.000,-
ATV : Rp 10.000,-
Kiddy Ride : Rp 5.000,-
Sepeda air : Rp 7.000,-
Ski Boat : Rp 10.000,-
Long Boat : Rp 20.000,-
Speed Boat : Rp 100.000,-
Banana Boat / max. 5 orang : Rp 175.000,-
Perahu Tradisional / paket / max. 10 orang : Rp 10.000
Blue Eagle / jam / max. 10 orang : Rp 2.500.000,-
GoKart / 1 lap : Rp 14.000,-
GoKart / 2 lap : Rp 25.000,-

PETA LOKASI PERMAINAN


Bagi pengunjung yang ingin membawa oleh-oleh , jangan khawatir karena WBL terdapat Souvenir Shop, Pasar Ikan, Buah dan Sayur, serta Pasar Hidangan.
Bagi anda yang suka seafood, jangan lewatkan untuk membeli Pindang Bakar, karena rasanya yang uenaaak, apalagi ditambah dengan sambal kecapnya sehingga rasanya semakin maknyuuus abis.
Selamat berlibur dan nikamti hari yang menyenangkan.

Senin, 23 Juli 2012

ImagePANTAI PASIR PUTIH SITUBONDO
Pantai Pasir Putih di Kabupaten Situbondo, Jawa  Timur, dikenal karena hamparan pasirnya yang putih. Tak hanya itu, morfologi pantai inipun terbilang unik. Topografinya yang melengkung menghadap ke laut dengan latar belakang hutan membentuk gugusan panorama yang sangat indah. Ke arah  utara, wisatawan dapat melihat luasnya laut utara Jawa dengan garis putih di  pinggir pantai. Di belakangnya, rimbunan hutan menyajikan kesejukan tersendiri.
Pasir Putih merupakan salah satu tujuan wisata  pantai andalan bagi Provinsi Jawa Timur. Hal ini karena letaknya yang  strategis, yaitu di pinggiran jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Wisatawan yang  ingin menuju ke Bali (dari Surabaya), atau menuju Gunung Bromo (dari Banyuwangi),  biasanya mampir untuk beristirahat dan menyaksikan keindahan panorama yang  disuguhkan, terutama menikmati eloknya matahari terbenam (sunset).

Keistimewaan

Berbagai macam olahraga laut seperti berenang, menyelam, maupun berselancar dapat dilakukan di pantai ini. Jika enggan  berenang, pengunjung dapat menaiki perahu untuk berlayar dan menikmati pemandangan bawah laut. Beragam hiburan seperti konser musik dan bermacam lomba seperti lomba selancar, memancing, dan lomba perahu nelayan tradisional sering  diadakan untuk memuaskan para wisatawan.
Selain itu, pada bulan Oktober para nelayan  biasanya mengadakan upacara Petik Laut, yaitu melarung makanan, jajanan, dan  kepala lembu ke tengah laut sebagai upaya memohon berkah hasil laut dari Tuhan.  Pada upacara ini tak jarang diadakan pementasan musik ?Gandrung?, yaitu musik  tradisional yang populer di daerah Banyuwangi dan sekitarnya.

Lokasi

Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa  Timur

Akses

Jalur menuju Pantai Pasir Putih terbilang mudah  karena posisinya di pinggir jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Arena wisata  pantai ini berjarak + 174 km dari Surabaya atau sekitar 4 jam perjalanan menggunakan bus (angkutan umum) dari terminal Bungurasih, Surabaya. Dari arah Situbondo,  Pasir Putih berjarak + 21 km atau setengah jam perjalanan dari Kota  Situbondo. Dari Ibu Kota Kabupaten ini, perjalanan menuju Pasir Putih dapat ditempuh dengan angkutan umum sepert bus dan minibus.

Harga Tiket

Tiap pengunjung dikenakan biaya tiket sebesar Rp  5.000 (Februari 2008).

Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Untuk pengunjung yang belum mahir berenang, di sekitar lokasi pantai terdapat banyak penyewaan ban-pelampung untuk  bermain-main di tengah laut. Wisatawan juga dapat menyewa perahu yang dilengkapi kota-kaca untuk menyaksikan pemandangan bawah laut. Pengelola wisata juga menyediakan fasilitas kamar mandi, musholla, dan beberapa tempat untuk beristirahat berupa bangku beton yang biasanya dekat dengan para penjaja makanan.
Di tempat ini juga tersedia kios-kios yang menjual souvenir seperti replika perahu serta hiasan dan aksesoris dari kerang. Bagi yang ingin menginap, di sekitar lokasi terdapat penginapan berupa hotel, motel, dan losmen. Tetapi kalau ingin berkemah, ada juga area khusus untuk  berkemah.
AIR TERJUN DOLO KEDIRIImage
Kabupaten Kediri memiliki beberapa air terjun yang cantik.Salah satunya, Air Terjun Dolo. Tempat wisata ini terletak di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo,Kediri. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, kurang lebih 25 kilometer. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan mudah.
Tiba di Besuki, sembari melepas lelah,kita bisa menikmati panorama di Desa Jugo, Mojo,di sekitar menara pemancar relay televisi dan telepon seluler. Disana kita bisa menemukan Air Terjun Irenggolo. Setelah lima menit melalui jalan setapak, air terjun bertrap-trap alami ini bisa kita lihat. Tersembunyi di teduhnya rerimbunan pinus dan hutan, hembusan angin pegunungan, dan suara alam yang unik.
ImagePuas di sini, kita bisa melanjutkan perjalanan ke Dolo. Jarak tempuh dari Besuki sekitar 4 kilometer. Sampai di titik pemberhentian, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun. Jalan yang kita lewati terbuat dari bebatuan yang desainnya dipadu dengan lingkungan. Sehingga kesan alami tetap terjaga. Apalagi di saat-saat tertentu, suara kicau burung terdengar tanpa henti.
Setelah kurang lebih 10 menit menapaki jalan lambat laun kita akan mendengar gemricik air terjun. Letak kawasan wisata air terjun ini kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut. Sedang ketinggian air terjunnya sendiri diperkirakan mencapai 125 meter. Begitu mendekati air terjun ini,kita langsung merasakan butiran-butiran air terjun yang sebagian terbang mengikuti angin. Suara gemuruh airnya seperti melengkapi sensasi Air Terjun Dolo Kabupaten Kediri memiliki beberapa air terjun yang cantik.Salah satunya, Air Terjun Dolo. Tempat wisata ini terletak di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo,Kediri. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, kurang lebih 25 kilometer. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan mudah.
Tiba di Besuki, sembari melepas lelah,kita bisa menikmati panorama di Desa Jugo, Mojo,di sekitar menara pemancar relay televisi dan telepon seluler. Disana kita bisa menemukan Air Terjun Irenggolo. Setelah lima menit melalui jalan setapak, air terjun bertrap-trap alami ini bisa kita lihat. Tersembunyi di teduhnya rerimbunan pinus dan hutan, hembusan angin pegunungan, dan suara alam yang unik.
ImagePuas di sini, kita bisa melanjutkan perjalanan ke Dolo. Jarak tempuh dari Besuki sekitar 4 kilometer. Sampai di titik pemberhentian, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun. Jalan yang kita lewati terbuat dari bebatuan yang desainnya dipadu dengan lingkungan. Sehingga kesan alami tetap terjaga. Apalagi di saat-saat tertentu, suara kicau burung terdengar tanpa henti.
Setelah kurang lebih 10 menit menapaki jalan lambat laun kita akan mendengar gemricik air terjun. Letak kawasan wisata air terjun ini kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut. Sedang ketinggian air terjunnya sendiri diperkirakan mencapai 125 meter. Begitu mendekati air terjun ini,kita langsung merasakan butiran-butiran air terjun yang sebagian terbang mengikuti angin. Suara gemuruh airnya seperti melengkapi sensasi Air Terjun Dolo
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 12 September 2008 )
ImageGUNUNG SUMERU
Ayo..liburan ke Pegunungan Bromo-Semeru..!! jangan katakan anda pernah ke Jawa Timur kalau tidak menapakkan kakimu di Pegunungan yang terindah ini... "kawasan  alam taman nasional Bromo-Semeru". rasakan dinginnya udara yang bersih dan segar berselimutkan awan yang indah...
Taman Nasional Bromo-Semeru merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar, yang berada pada ketinggian 2392 m dari permukaan laut.
Pegunungan Bromo-Semeru, merupakan pegunungan yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Kawasan wisata ini menjanjikan sebuah keindahan yang tak bisa anda temui di tempat lain. Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, anda bisa menikmati hamparan lautan pasir seluas 10km persegi, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menembus awan. Anda juga bisa menatap indahnya matahari beranjak keluar dari peraduannya.
Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo-Semeru, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger. Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa. Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Saat prosesi berlangsung, masyarakat Tengger lainnya beramai-ramai menuruni tebing kawah dan sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa.

Cara Mencapai Daerah IniAnda dapat mencapai daerah ini dengan menggunakan mobil pribadi pun menyewa kendaraan. Ada empat pintu gerbang utama untuk memasuki kawasan taman nasional ini yaitu: desa Cemorolawang jika melalui jalur Probolinggo, desa Wonokitri dengan jalur Pasuruan, desa Ngadas dari jalur Malang dan desa Burno adalah jalur Lumajang. Adapun rute yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut:
Pasuruan-Warung Dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km, Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 kmAtau dari Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km
Tempat Menginap
Berbagai hotel dan penginapan dapat ditemukan disekitar area Taman Nasional Bromo-Semeru, mulai dari losmen sampai dengan hotel berbintang 4 dapat di jadikan pilihan untuk menginap di Bromo. Rata rata setiap hotel memasang tarif yang terjangkau.
Tempat Bersantap
Agak sedikit sulit untuk menemukan tempat makan di area ini terutama pada malam hari. Akan tetapi, apabila Anda menginap di desa Wonokitri, sekitar 3 km ke bawah tepatnya di pasar Tosari dapat ditemui beberapa warung makanan yang buka dan menjajakan makanannya hingga pukul 9 malam.
Berkeliling
Anda dapat berkeliling ke sekitar areal Taman Nasional dengan menyewa kendaraan jenis jeep 4x4. Atau, jika hanya ingin berkeliling di sekitar area lautan pasir Bromo, Anda dapat menyewa kuda yang banyak tersedia disana.
Yang Dapat Anda Lihat Atau LakukanAdapun hal-hal lain yang dapat dilihat atau dilakukan di area ini adalah Anda dapat mengunjungi beberapa objek di bawah ini:
  • Cemorolawang. Salah satu pintu masuk menuju taman nasional yang banyak dikunjungi untuk melihat dari kejauhan hamparan laut pasir dan kawah Bromo, dan berkemah.
  • Laut Pasir Tengger dan Gunung Bromo. Berkuda dan mendaki gunung Bromo melalui tangga dan melihat matahari terbit.
  • Pananjakan. Melihat panorama alam gunung Bromo, gunung Batok dan gunung Semeru.
  • Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo dan Puncak Gunung Semeru. Danau-danau yang sangat dingin dan selalu berkabut ( 2.200 m. dpl) sering digunakan sebagai tempat transit pendaki Gunung Semeru (3.676 m. dpl).
  • Ranu Darungan. Berkemah, pengamatan satwa/ tumbuhan dan panorama alam yang menawan.
Buah Tangan
Anda dapat membeli oleh-oleh atau cinderamata di sekitar point area yang biasa digunakan untuk melihat matahari terbit. Di area ini banyak terdapat kios cinderamata yang menjajakan dagangan mereka seperti kaos atau t-shirt, topi kupluk, syal dan lainnya. Selain itu, di sekitar area laut pasir juga terdapat beberapa penjaja cinderamata yang menjual kaos atau t-shirt yang bertuliskan Gunung Bromo-Semeru.
Tips
  • Musim kunjungan terbaik adalah sekitar bulan Juni s/d Oktober dan bulan Desember s/d Januari.
  • Perlu disiapkan kesehatan prima dan perbekalan penahan dari udara dingin seperti: baju hangat, penutup kepala, kaus tangan penahan udara dingin, serta bekal makanan-minuman secukupnya
  • Perlu diingat bahwa di puncak Penanjakan tidak ada pengginapan maka dari penginapan terdekat harus berangkat pagi-pagi sekitar pukul 03.00-04.00 pagi dini hari.
    Mengingat sulitnya mencari makanan pada malam hari, akan lebih baik apabila Anda membeli persediaan makanan dan minuman sebagai bekal Anda.